ImageProgram 3R (Reduce Reuse Recyle) sudah lama digulirkan di lingkungan SMP Negeri 1 Balikpapan. Salah satau proyek yang dilakukan pada program ini  adalah pembuatan kompos buatan yang sudah diproduksi dan dipasarkan. Salah satu proyek tersebut adalah pembuatan kompos dari Limbah Sisa Makanan Koji Takakura.
  1. ALAT DAN BAHAN :
    1. 4 Keranjang Laundry
    2. 2 meter ram kawat/ kasa nyamuk
    3. 1 kg gula pasir / vetsin secukupnya
    4. 2 karung tanah subur
    5. 2 krung serbuk gergaji / sekam padi / dedak / bekatul / sabut kelapa
    6. 8 lembar kertas karton / karpet / bungkus nasi
    7. 4 bungkus arang dapur / kayu / abu gosok
    8. Sampah / sisa makanan:
      1. Nasi
      2. Pisang goreng
      3. Kulit pisang
      4. Mentimun
  2. CARA MEMBUAT :
    1. Lubangi bagian bawah keranjang laundryImage
    2. Letakkan kawat kasa pada dasar keranjang
    3. Letakkan kertas karton/kertas manila pada sisi keranjang secara melingkar
    4. Letakkan tanah subur secukupnya
    5. Letakkan sampah sisa makanan diatas tanah subur sesuai keperluan
    6. Tabur 2 sendok makan gula pasir secara merata diatas sampah sisa makanan
    7. Tutup dengan dedak/serbuk gergaji / sekam padi / sabut kelapa
    8. Setelah 3 – 7 hari aduklah sampah tersebut minimal satu minggu sekali
    9. Percikkan air secukupnya
    10. Jagalah suhu ruang keranjang agar tetap stabil antara 50 – 70 derajat celcius
    11. Setelah 1 -2 bulan sampah sisa makanan sudah menjadi kompos
    12. Ayaklah kompos dengan ayakan pasir untuk memisahkan biji-bijian yang tidak dapat membusuk
    13. Setelah dipisahkan antara biji-bijian dengan kompos, maka pupuk sudah dapat dan siap digunakan untuk memupuk tanaman
  3. FUNGSI ALAT DAN BAHAN
    1. Pelastik / karton / karpet: Penetral suhu (50 c – 70 c) penormal kelembaban udara yang memicu munculnya bakteri dan jamur Rhizopus, Ferrobacilus, Ferribacilus, Thyobacilus.
    2. Arang: Penetral bau busuk, penyedia Nitrogen. Bersifat Hygroskopis sebagai penyedia unsur hara.
    3. Serbuk gergaji/sekam: Penutup / penghambat dan penyerap bau busuk, penambah kelembaban proses fermentasi, pengatur suhu dalam kompos.
    4. Gula/vetsin: Mempercepat pembusukan, memudahkan tumbuhnya bakteri Actomycetes, penetral bau busuk serta memudahkan tumbuhnya jamur dan bakteri saprofit
    5. Tanah subur: Penumbuh bakteri dekompuser, penyerap kelebihan air dan mempermudah pembusukan.
    6. Karton: Peresapan air, mencegah bau busuk dan mengatur kelembaban.
    7. Ram kawat: Pengatur kerapatan kompos, pengatur butiran kompos agar tetap ideal. Membantu drainase kompos, peresapan air kebagian bawah, penyangga struktur kompos.
    8. Lubang pada dasar keranjang: Pertukaran O2 dan CO2, penetral nitrogen, pengatur kadar air, temperatur dan pencegah bau busuk.

Image  ImageImage 
ImageImage
Image
Penempatan serbuk gergaji di dalam keranjang
 
Image
Pengadukan Kompos setengah jadi oleh siswa
 
Image
Produk akhir Kompos Koji Takakura siap dipasarkan
 
Image
Kemasan kompos siap jual
 
Image
Kompos sudah jadi siap untuk pengayakan
 
Image
Kompos sudah jadi sebelum proses pengayakan
 
Image
Kompos sudah siap di ayak dan dikemas
 
Image
Tempat penyimpanan dan pemrosesan kompos
 
Image
Workshop Kompos Koji Takakura
 
Image
Siswa bersiap untuk melakukan pemrosesan kompos
 
Image
Pak Ramelan sedang mencacah bahan kompos (kulit pisang)
 
Image
Siswa mengeluarkan kompos untuk proses pengeringan
 Image
 Image Image Image
   
   
   

  1.